
Mungkin banyak yang gk suka atau menganggap remeh kalau denger kata “AREMANIA”. Apalagi setelah kejadian tadi malam di Stadion Brawijaya Kediri. Aku udah gk bisa nahan kesabaran lagi, seharian gk dikontrakan gk di kantor smuanya meledekin aku ” Yo opo iku AREMANIA kok panggah seneng tawuran ae ? Kalah kok ra trimo!!” (Bagaimana AREMANIA itu kok tetap suka tawuran aja? Kalah kok gk terima!!) . Telinga ini udah terasa panas, dan emosi udah naik ke ubun-ubun, pinginnya orang yang bilang itu gua hajar sampai dia gk bisa ngomong lagi. Tapi aku tetep bangga dadi AREMANIA…..
Padahal image aremania belakangan ini mulai membaik seiring AREMANIA yang sudah mulai dewasa, tertib dan damai. Hanya dengan ulah beberapa oknum suporter yang belum bisa berpikir dewasa ini image itu langsung hilang seketika “Seperti Panas 1th diganti dengan hujan 1 hari” . Aku gk nyalahkan oknum supoerter yang merusak pertandingan tadi malam, lha aku saja yang liat dari TV, melihat AREMA di akalin oleh wasit, emosiku langsung meluap”, ingin aku bunuh itu wasit yang ada di lapangan. Tapi aku bisa menahan emosi itu (soalnya aku gk liat langsung di Stadion) :D
Yah mau bagaimana lagi Nasi udah menjadi bubur. Semua yang telah terjadi tidak mungkin bisa di cegah, sebaiknya kita intropeksi diri. Kenapa itu semua bisa terjadi kalau aku liat dari sudut pandangku… Kepimpinan wasit yang berat sebelah… bolehlah Gol pertama dan kedua arema dianulir tapi gol yang ke 3 itu sah, para komentator ANTV juga bilang kalau gol itu sah. Itu yang membuat emosi para suporter yang udah jauh” dari malang mulai tidak terkendali. Sebelumnya juga sebelum masuk ke stadion, mobil dan bus para aremania di lempari batu oleh para Persikmania yang sebelumnya akan menjamin aremania untuk bisa melihat dengan nyaman di Brawijaya Kediri. Bullshit KEAT!!!
Tidak bisa di elakkan lagi kesalahan juga di pihak Panpel,bagaimana bisa kok suporter dengan mudahnya masuk kelapangan dan bisa membakar gawang. Kalau PAnpel sigap dan bisa mencegah kejadian tersebut maka pertandingan bisa terkendali. Lha buat apa Panpel dibayar, kalau ada kerusuhan cuman bengong doank. Atau Panpel dibayar buat nonton pertandingan.
PSSI juga goblok banget, masak stadion yang minim dibuat untuk perhelatan besar. Eh mbok ya cari tempat yang memadai yang bisa menampung penonton yang lebih besar. Apa PSSI gk punya inisiatif yang lain apa !! Lha wong ketua umunya ajah KORUPTOR yang pasti anak buahnya kerja juga seenaknya sendiri yang penting saku celana tambah tebel…
Mau maju darimana persepakbolaan Indonesia kita ini, lha wong yang ngurusi ajah gk kompeten. Mulai dari Ketua yang Koruptor, pengurus yang saling ribut sendiri sampai wasit yang belum kompeten di tugaskan memimpin pertandingan besar,sehingga banyak merugikan.
Sementara itu kubu Arema dan Aremania juga sedang menanti hukuman dari komdis. Bagaimanapun bentuk dan beratnya hukuman itu, kubu Arema dan Aremania telah merapatkan barisan bersama satu tekad satu jiwa membela nama Arema. Seperti yang dikatakan oleh Manajer Arema, Satrija Budi Wibawa kepada salah satu media online nasional, “Kita lihat nanti seperti apa. Yang jelas Arema akan terus berjuang hingga tetes darah penghabisan.â€
Mari kita bangun image baru lagi AREMANIA !!!
Satukan Hati & Jiwa Demi Arema
AREMANIA CINTA DAMAI TAPI TAK MENOLAK PERANG !!!
ANDA JUAL KAMI BELI!!
We appreciate any and all feedback about our site; praise, ideas, bug reports you name it!
ok q se7 semu angota pssi n bli ancok semua……
apa lagi persik mania mereka anjing semua……..
salam satu jiwa arema nia garis keras onis iras
AAAAAYOOOOO
AYO AREEEEMAAAAAAA
SETIAP HAAAAARIIIIIIIII
KITA HARUS MENAAAAAANG