Setting nama pada virtual host | apache web server

Jika kita hanya memiliki 1 ip address,tetapi kita ingin mensetting untuk lebih dari 1 situs web dalam ,gunakandirektif *:80 yang berhubungan dengan <>

 127.0.0.1NameVirtualHost *:80<VirtualHost *:80>  "/var/www/antzone"</VirtualHost><VirtualHost *:80> test.antzone.web.idDocumentRoot "/var/www/test"</VirtualHost>

Dengan semakin cepatnya pertumbuhan IP yang digunakan,penggunaan virtual hosting yang secara umum digunakan adalah menjalankan beberapa situs web berjalan pada web server yang sama. Konfigurasi diatas banyak digunakan pada virtual hosting.

Pengaturan *:80 dalam konfigurasi diatas yang berarti bahwa beberapa host/domain dijalankan pada alamat yang sama. Untuk server yang hanya mempunyai 1 ip address ,selain berjalan pada alamat domain yang telah di setting pada ,server ini juga berjalan pada ip loopbcak atau localhost address. Yang artinya jika kita berada dalam satu dengan server secara otomatis kita bisa mengakses langsung web server tersebut.

Argument dengan direktif dalam konten <VirtualHost>harus sesuai dengan argumen dalam penamaanNameVirtualHost directive.Kesalahan penempatan nama host disini bisa menyebabkan apache mengabaikan pada startup server dan permintaan untuk virtual host bisa ke tempat yang bukan dituju.Jika nama tidak tidak merespon pada saat apache start,maka apache tidak akan mengeksekusi pada bagian <VirtualHost> dimana NameVirtualhost berasal.

PErmintaan yang tidak ada daftar virtual host,maka apache akan mengeksekusi virtual host pertama yang tercantum dalam file konfigurasi. PErmintaan yang ke server menggunakan nama host yang secara eksplisit tidak disebutkan dalam salah satu virtual host akan dilayani oleh virtual host antzone.web.id.

Beberapa nama bisa didaftarkan untuk virtual host tertentu menggunakan direktif serveralias,seperti dibawah

ServerName antzone.web.idServerAlias www.antzone.web.id

Penting untuk dipahami bahwa membuat virtual host server yang baru sebaiknya diluar file konfigurasi “default”apache server yang utama. Dengan kata lain membuat file yang baru,bisa dengan nama domain yang akan di pakai.Untuk mengenabelkan file konfigurasi yang baru dengan perintah

a2ensite namafile

untuk menambahkan nama host virtual konfigurasi apache tidak secara langsung akan menambahkan entri ke server . Tapi masih harus ditambahkan ke server sehingga nama bisa di terjemahkan ke alamat ip server. Ketika pengguna mengetik nama server ke browser,pertama-tama adalah browser menghubungi untuk mencari nama itu dan menterjemahkan ke alamat IP. Jika tidak ada dalam daftar ,maka browser tidak dapat menemukan server tersebut.

Related posts

Leave a Reply Cancel reply

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.
Feedback

Coretan tangan Feedback

We appreciate any and all feedback about our site; praise, ideas, bug reports you name it!